Pesan Komunikasi Multikultural Sanggar Candra Kusuma Dalam Melestarikan Seni Kebudayaan di Desa Gendro Kabupaten Pasuruan
Keywords:
Komunikasi Multikultural, Sanggar Candra Kusuma, Pelestarian SeniAbstract
Indonesia memiliki warisan budaya yang relatif kaya, salah satunya adalah seni tradisional. Kenyataannya, sebagian seni tradisional kini telah punah, sementara yang lainnya berada di ambang kepunahan. Upaya pelestarian yang mencakup perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan telah dilakukan baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Salah satu penyebab kondisi ini adalah kurangnya perhatian terhadap pusat-pusat kesenian, seperti sanggar seni. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan komunikasi multikultural yang disampaikan oleh Sanggar Candra Kusuma dalam upayanya melestarikan seni dan budaya di Desa Gendro, Kabupaten Pasuruan. Sebagai lembaga seni yang berada di tengah masyarakat heterogen, Sanggar Candra Kusuma memegang peran strategis dalam menyatukan perbedaan melalui kegiatan budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk pesan verbal dan nonverbal yang memuat nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan penghormatan terhadap keberagaman budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sanggar Candra Kusuma mengomunikasikan pesan-pesan multikultural melalui praktik seni inklusif yang melibatkan berbagai generasi dan latar belakang sosial, sehingga seni tidak hanya dilestarikan secara estetis tetapi juga berfungsi sebagai sarana integrasi sosial di Desa Gendro.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Laila Dwi Febriyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
