Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam https://ejournal.iaiskjmalang.ac.id/index.php/akad <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal Akademika terbit sejak tahun 2019, jurnal ini merupakan jurnal Manajemen Pendidikan Islam yang menyajikan artikel hasil penelitian (empiris) serta isu-isu yang mencakup kajian tentang pendidikan. </span><span style="vertical-align: inherit;">Secara berkala Jurnal Akademika akan terbit setiap enam bulan sekali yaitu pada bulan Juni dan Desember.</span></span></p> Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang en-US Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 2622-9293 <blockquote> <p> </p> </blockquote> Pemikiran Filosofis Al-Kindi Religius-Rasional (Al-Maz\Hab Al-Diniy Al-‘Aqla>Niy) Terhadap Pendidikan Islam Serta Relevansinya Dengan Pendidikan Masa Modern https://ejournal.iaiskjmalang.ac.id/index.php/akad/article/view/619 <p><strong>Abstrak:</strong> Penulisan bermaksud memaparkan pemikiran religius-rasional <em>(al-maz\hab al-diniy al-‘aqla&gt;niy)</em> yang mengintegrasikan ilmu agama dan umum al-Kindi berkaitan dengan pendidikan Islam dan relevansinya bagi dunia pendidikan masa kini. Penelitian mewujudkan ragam penelitian kepustakaan dengan memperuntukkan pendekatan filsafat pendidikan. Metode akumulasi data yaitu kajian dokumentasi. Dengan metode Analisis Isi-deskripsi. Sumber data sekunder berasal dari berbagai buku, dan jurnal. Al-Kindi merupakan filsof Muslim pertama. Pemikiran religius-rasional al-Kindi, yaitu: Metafisika adalah filsafat tertinggi lantaran membahas substansi mengenai Tuhan. Untuk meraih metafisika tersebut manusia hendaknya mendayagunakan daya pikir <em>(al-quwwat al-‘aqliyyat)</em>. Keutamaan manusiawi menurut al-Kindi terbentuk karena <em>akhlakul karimah, </em>yaitu <em>qana’ah</em> dan <em>thama’</em>. Keutamaan <em>akhlakul karimah </em>tersebut tercermin dalam keadilan <em>(i’tidal)</em>. Relevansi fikrah al-Kindi dengan pendidikan kontemporer adalah mengharmonisasikan (rekonsiliasi) agama dengan filsafat Yunani, berfilsafat sebagai kewajiban setiap pakar pikir melingkupi ilmu ketuhanan, keesaan, serta ilmu-ilmu yang bermanfaat. Dengan demikian, berfilsafat bukan berarti mengeruhkan dan mendedikasikan keyakinan agama. Filsafat sehaluan serta mampu mengabdi terhadap agama. Meskipun pemikiran al-Kindi belum sensibel dalam mencurahkan suatu konsep pendidikan, tetapi fikrah-pemikirannya sangat krusial diimplementasikan dalam dunia pendidikan Islam kontemporer. Hal tersebut dapat dilakukan sehaluan tujuan pendidikan nasional pada BAB II Pasal 3 Undang-undang Sisdiknas tahun 2003, karena menurut al-Kindi dalam belajar hendaknya mengutamakan ilmu agama yang bersumber eksklusif menurut Tuhan&nbsp; <em>(al-‘ilm al-ilahy)</em> melalui mediator Nabi yang mempunyai pengetahuan <em>isyraqi</em>, dengan mendayagunakan daya berpikir manusia disertai jiwa yang bersih dengan mengutamakan kebijaksanaan pada moralitas sebagai akibatnya terbentuk <em>insan al-kamil.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Kata kunci</strong> : <strong>al-Kindi, Pemikiran Religius-Rasional <em>(al-maz\hab al-diniy al-‘aqla&gt;niy)</em>, Relevansi Pendidikan Islam Modern</strong></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong><em>Abstract:</em></strong><em> The author intends to describe religious-rational thinking (al-maz\hab al-diniy al-‘aqla&gt;niy) which integrates religious and general al-Kindi knowledge related to Islamic education and its relevance to today’s world of education. Research manifests a variety of library research by using an educational philosophy approach. Method of data accumulation, namely the study of documentation. With the description-content analysis method. Secondary data sources come from various books and journals. Al-Kindi is the first Muslim philosopher. Al-Kindi’s religious-rational thinking, namely: metaphysics is the highest philosophy because it discusses the substance of God. To achieve this metaphysics, humans should utilize the power of thought (al-quwwat al-‘aqliyyat). According to al-Kindi, human virtue is formed because of akhlakul karimah, namely qanaah and thama’. The virtue of morality is reflected in justice (i’tidal). The relevance of al-Kindi’s fikrah with contemporary education is the harmonize (reconcile) religion with Greek philosophy, to philosophize as the obligation of every thought expert covering the science of divinity, oneness, and useful sciences. Thus, philosophizing does not mean clouding and dedicating religious beliefs. Philosophies in line with and able to serve religion. Although al-Kindi’s thoughts are not yet sensible in devoting an educational concept, but his ideas are very crucial to be implemented in the world of contemporary Islamic education. This can be done in line with the goals of national education in CHAPTER II Article 3 of the 2003 National Education System Law, because according to al-Kindi in learning, it is necessary to prioritize religious knowledge which is sourced exclusively according to God through the Prophet’s mediator who has knowledge of israqi, by empowering human thinking power accompanied by a clean soul by prioritizing wisdom on morality as a results, insan al-kamil.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: al-Kindi, religious-rational thinking (al-maz\hab al-diniy al-‘aqla&gt;niy<strong>)</strong>, the relevance of modern Islamic education</em></p> Jihanna Amalia Copyright (c) 2022 Jihanna Amalia https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2022-12-28 2022-12-28 4 2 80 92 Manajemen Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Desa Kayubebek Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan https://ejournal.iaiskjmalang.ac.id/index.php/akad/article/view/699 <p>Artikel ini merupakan kajian mengenai&nbsp; Manajemen Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Madrasah Ibtidaiya Miftahul Ulum Kayubebek Pasuruan. Tujuan dan urgensi dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai bagaimana Manajemen Pendidikan Islam diimplementasikan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Madrasah Ibtidaiya Miftahul Ulum Kayubebek Pasuruan. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian kualitatif didefinisikan sebagai salah satu jenis penelitian. Adapun untuk menggali objek dan data penelitian secara komprehensif, sistematis, dan valid digunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Setelah dideskripsikan dan dianalisis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Madrasah Ibtidaiya Miftahul Ulum Kayubebek Pasuruan telah memiliki dan mengimplementasikan delapan substansi Manajerial penting yang harus ada dalam sebuah lembaga pendidikan Islam. Kedelapan Manajemen tersebut adalah: (1). Manajemen Kurikulum, (2). Manajemen Personalia, (3). Manajemen Kelas, (4). Manajemen Kemahasiswaan, (5). Pengelolaan Sarana dan Prasarana, (6). Manajemen Keuangan, (7). Manajemen Partisipasi Masyarakat, dan (8). Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah. Meskipun kedelapan substansi tata kelola tersebut telah terpenuhi</p> Hufron Ahmad Muthohar Copyright (c) 2022 Hufron, Ahmad Muthohar https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2022-12-28 2022-12-28 4 2 93 104 Perbedaan Pemimpin Dan Manajer Dalam Organisasi https://ejournal.iaiskjmalang.ac.id/index.php/akad/article/view/638 <p>Kepemimpinan/Manajer suatu proses untuk menggerakkan sekelompok orang menuju suatu tujuan yang telah di sepakati berasama dengan mendorong atau memotivasi untuk bertindak dengan tidak terpaksa. Dengan kemampuan seorang pemimpin yang baik dapat menggerakkan orang-orang menuju tujuan jangka panjang dan betul-betul merupakan usaha untuk memenuhi kepentingan mereka. Penelitian ini membahas arti pemimpin dan manajer serta perbedaan dari keduanya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yaitu pengumpulan data melalui penelaahan yang dilakukan secara intensif, mendetail, dan komprehensif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) pemimpin sebagai seseorang dengan wewenang kepemimpinannya mengarahkan bawahannya untuk mengerjakan sebagian dari pekerjaannya dalam mencapai tujuan (2) manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatannya guna mencapai sasaran suatu organisasi. Posisi manajer menjadi sangat krusial dan diharapkan mempunyai peranan dalam meningkatkan serta menjaga keseimbangan dalam suatu organisasi (3) Perbedaan terbesar antara manajer dan pemimpin adalah dari bagaimana cara memotivasi orang-orang yang bekerja atau mengikuti mereka, dan ini menetapkan nada untuk aspek-aspek lain sebagian besar dari apa yang mereka lakukan. Kebanyakan pada keadaannya memiliki keduanya dalam memengelola pekerjaan, terutama pada keadaan yang sulit bertindak sebagai pemimpin.</p> Tuti Laelasari Muslihat Anas Nasrudin Copyright (c) 2022 Tuti Laelasari, Muslihat, Anas Nasrudin https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2022-12-28 2022-12-28 4 2 105 111 Pengelolaan Strategis dalam Merancang Keberhasilan Manajemen https://ejournal.iaiskjmalang.ac.id/index.php/akad/article/view/655 <p>Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas bagimana kinerja dari sebuah manajemen strategi dimana manajemen strategi ini sangat diperlukan oleh sebuah organisasi atau lembaga pendidikan agar apa yang menjadi tujuan atau target sasaran yang telah ditetapkan bisa berhasil. Adapun metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dan teknik pengumpulan data dengan cara memgumpulkan semua informasi berkaitan dengan pengelolaan strategi dan keberhasilan manajemen baik berupa buku, jurnal secara online maupun literatur lainnya, serta tahapan kemudian dilakukan analisis data. Hasil dari penelitaian ini adalah dalam pengelolan strategi atau manajemen strategi mengggunakan tiga tahapan, yakni tahapan formulasi, tahaan impelemntasi dan tahapan evaluasi, Sedangkan keberhasilan sebuah manajemen sangat ditentukan oleh strategi dan untuk mengukur keberhasilannya menggunakan analisis SWOT</p> Na'im Zaedun Na'im Copyright (c) 2022 Na'im Zaedun Na'im https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2022-12-28 2022-12-28 4 2 112 124 Perencanaan Peningkatan Kemampuan Kinerja Guru Dengan Memanfaatkan Media Pembelajaran Melalui Supervisi Klinis https://ejournal.iaiskjmalang.ac.id/index.php/akad/article/view/732 <p>Guru sebagai pendidik memiliki tanggung jawab dalam membimbing generasi muda menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Guru sebagai tenaga pendidik memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat erat kaitannya dengan usaha peningkatan kualitas sumber daya manusia. Oleh sebab itu, diperlukan upaya dalam meningkatkan mutu guru untuk menjadi tenaga pendidik yang profesional dengan melakukan pembinaan secara berkala dan berkesinambungan, memberikan penataran, pelatihan, dan membuka kesempatan untuk menambah ilmu bagi guru yang ingin memperkuat pemahaman dan intelektualnya. Namun juga memperhatikan guru dari segi peningkatan disiplin, pemberian motivasi, dan pemberian bimbingan melalui supervisi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggambarkan pelaksanaan supervisi klinis dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dan instrumennya menggunakan panduan wawancara dan praktik langsung dari peneliti. Teknik Pengumpulan data dengan teknik wawancara dan observasi ke lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelakasanaan supervisi klinis dapat meningkatan kinerja guru dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.</p> wirdanimar S.Pd.I Copyright (c) 2022 wirdanimar S.Pd.I https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2022-12-28 2022-12-28 4 2 125 134 Evaluasi Program Pengajaran Guru Mata Pelajaran IPS MIS Nurhafizah Desa Sei Rotan Kabupaten Deli Serdang https://ejournal.iaiskjmalang.ac.id/index.php/akad/article/view/729 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Pengajaran IPS di SD ditujukan bagi pembinaan generasi penerus usia dini agar memahami potensi dan peran dirinya dalam berbagai macam kehidupan, menghayati kewajiban serta perlunya bermasyarakat dengan mempunyai rasa kebersamaan dan kekeluargaan dan pandai mengambil peran di lingkungan sebagai manusia sosial dan warga negara yang baik. Jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi untuk menafsirkan fenomena yang terjadi dimana peneliti adalah sebagai instrumen, pengambilan sampel sumber data dilakukan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara. Responden dalam penelitian ini adalah kepala guru. Analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan mata pelajara IPS sangat dimungkinkan untuk menanamkan nilai-nilai karakter (Sulfemi, 2016:28). Berdasarkan latar belakang, maka penelitian ini dibatasi pada permasalahan evaluasi program pengajaran guru IPS di MIS NURHAFIZAH, oleh karena itu penelitian ini difokuskan pada evaluasi pelaksanaan program pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, dan penilaian hasil belajar dan tindak lanjut hasil penilaian.</p> Amiruddin Syafira Tegar Jaya Putra Indriyani Br.Sitepu Copyright (c) 2022 Amiruddin, Syafira, Tegar Jaya Putra, Indriyani Br.Sitepu https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2022-12-28 2022-12-28 4 2 135 146 Supervisi Pendidikan antara Formalis dan Esensialis https://ejournal.iaiskjmalang.ac.id/index.php/akad/article/view/746 <p>Supervisi pendidikan merupakan bagian dari kompetensi yang harus dimiliki oleh Pengawas dan Kepala dari sebuah lembaga pendidikan, dimana melalui kegiatan supervisi diharapkan bisa meningkatkan profesionalitas guru dan mutu pendidikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana perjalanan supervisi pendidikan, dimana kegiatan supervisi masih mendapat pandangan negatif yang hanya digunakan sebagai kebutuhan formalis saja, sedangkan esensi dari kegiatan supervisi belum sepenuhnya sesuai dengan tujuan pendidikan, sehingga melalui metode kualitatif, penelitian ini menggali data melalui observasi maupun wawancara serta didukung dengan dokumentasi terkait bagaimana realita supervisi yang dilakukan di lembaga pendidikan. Hasil penelitian yang membuktikan bahwa supervisi sangat berdampak terhadap peningkatan kualitas profesionalisme guru. Selain itu, pengawas dan kepala lembaga juga berperan penting pada peningkatan profesional guru. Pengawas dan Kepala Lembaga harus bisa menjadi konsultan yang baik untuk para guru dengan memberikan bantuan dalam pemecahan masalah atau kesulitan yang dialami oleh guru. Maka melalui penelitian ini harapan yang dibangun adalah kegiatan supervisi pendidikan benar-benar dilaksanakan sesuai dengan indikator komptensi yang telah ditetapkan, agar seluruh stakeholder pendidikan bisa memahami tugas pokok dan fungsi di Lembaga Pendidikan.</p> Khoirul Anwar Copyright (c) 2022 Khoirul Anwar https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2022-12-31 2022-12-31 4 2 147 158 10.51339/akademika.v4i2.746 Peran Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kinerja Guru dan Mutu Pendidikan https://ejournal.iaiskjmalang.ac.id/index.php/akad/article/view/453 <p>The main problem in this research is how is the leadership role of the school principal in improving teacher performance and quality of education at MAN 4 Pandeglang? This study aims to determine the leadership role of school principals in improving teacher performance and quality of education at MAN 4 Pandeglang. The method used in this study is a case study method, descriptive qualitative type through observation, interviews, and documentation, in an effort to describe the leadership role of the madrasa principal in improving the quality of education at MAN 4 Pandeglang, with resource persons from the madrasa principal, deputy head, teachers and student. The results of the research on the leadership role of school heads at MAN 4 Pandeglang are optimal. In carrying out his leadership, the head of the madrasa has a democratic nature in leading its members. In carrying out his leadership is quite wise and responsible. Teacher performance at MAN 4 Pandeglang has not been optimal. Although in terms of planning, until the evaluation at the end of the semester has been carried out, however, in terms of learning facilities and infrastructure, it is not sufficient to assist teachers in improving their performance, especially performance in the teaching and learning process. Regarding the quality of education at MAN 4 Pandeglang, it is good, and this is evidenced by the school accreditation score having point A, but it is necessary to increase the pedagogic competence of educators.</p> Uuh Buchori Umi Kultsum Rodani Copyright (c) 2022 Uuh Buchori, Umi Kultsum, Rodani https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2023-01-06 2023-01-06 4 2 159 178 Optimalisasi Prestasi Akademik melalui Pendekatan Jigsaw Learning dalam Pendidikan Agama Islam di SDN Asemrowo II / 63 Surabaya https://ejournal.iaiskjmalang.ac.id/index.php/akad/article/view/1910 <p>Pendidikan Agama Islam di SDN Asemrowo II/63 Surabaya memegang peran utama dalam membentuk karakter dan pemahaman nilai-nilai Islam bagi siswa. Untuk meningkatkan prestasi akademik dan merespons tantangan pembelajaran yang inovatif, pendekatan Jigsaw Learning diimplementasikan sebagai strategi pembelajaran. Metode yang digunakan menggunakan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa merespons positif terhadap pendekatan Jigsaw Learning. Mereka menyatakan kepuasan dan keaktifan dalam proses pembelajaran, meningkatkan keterlibatan, dan mengatasi kebosanan. Guru juga menyaksikan peningkatan partisipasi siswa, pemahaman materi yang lebih mendalam, dan tingkat prestasi akademik yang lebih baik. Penerapan Jigsaw Learning dalam Pendidikan Agama Islam di SDN Asemrowo II/63 Surabaya memberikan kontribusi positif terhadap optimalisasi prestasi akademik pelajaran pendidikan agama Islam.</p> Dwi Sujianto Sukisno Muhammad Nizar Muhibbudin Zuhri Bachtiar Hariadi Copyright (c) 2022 Dwi Sujianto, Sukisno, Muhammad Nizar, Muhibbudin Zuhri, Bachtiar Hariadi https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2022-12-28 2022-12-28 4 2 179 188