Pemberdayaan Siswa melalui Edukasi Seni Batik Ciprat sebagai Upaya Pengembangan Industri Kreatif di SMA NU Pakis Malang
DOI:
https://doi.org/10.51339/khidmatuna.v7i1.4940Keywords:
Batik ciprat, Kreativitas Siswa, Industri Kreatif, Budaya Lokal, Pengabdian MasyarakatAbstract
Perkembangan era globalisasi dan industri kreatif menuntut generasi muda memiliki keterampilan kreatif, inovatif, dan produktif sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Namun, pembelajaran di lingkungan sekolah masih cenderung berorientasi pada aspek teoritis sehingga pengembangan kreativitas siswa belum optimal. Selain itu, minat generasi muda terhadap budaya lokal juga mengalami penurunan akibat pengaruh modernisasi. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan budaya, kreativitas, keterampilan seni, dan minat kewirausahaan siswa melalui edukasi seni batik ciprat di SMA NU Pakis Malang. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan koordinasi, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, presentasi hasil karya, dan evaluasi kegiatan. Pendekatan partisipatif dan praktik langsung digunakan agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih efektif dan menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai seni batik dan industri kreatif, meningkatnya keterampilan praktik pembuatan batik ciprat, tumbuhnya kreativitas dan rasa percaya diri siswa, serta meningkatnya minat terhadap pengembangan produk kreatif berbasis budaya lokal. Kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam mendukung pelestarian budaya lokal dan pengembangan jiwa kewirausahaan siswa sejak usia sekolah.
Downloads
References
Agus Santoso dan Lina Marlina, “Pengembangan Kreativitas Siswa melalui Pembelajaran Praktik di Sekolah,” Jurnal Pendidikan Terapan Vol. 7, No. 2 (2023): 94–108.
Ahmad Fauzan dan Nabila Rahma, “Pengaruh Budaya Populer terhadap Minat Generasi Muda pada Budaya Lokal,” Jurnal Sosial Budaya Indonesia Vol. 7, No. 1 (2024): 64–76.
Arif Hidayat, “Pembelajaran Kolaboratif dalam Penguatan Karakter Sosial Peserta Didik,” Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora Vol. 8, No. 1 (2024): 43–57.
Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, “Kontribusi Industri Kreatif terhadap Perekonomian Nasional,” Jurnal Ekonomi dan Industri Kreatif Vol. 13, No. 2 (2023): 50–63.
Dian Prasetya, “Pelatihan Seni Batik sebagai Media Pengembangan Jiwa Entrepreneurship Siswa,” Jurnal Kewirausahaan dan Pendidikan Vol. 10, No. 1 (2024): 66–80.
Dwi Astuti dan M. Farhan, “Model Pembelajaran Inovatif dalam Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik,” Jurnal Inovasi Pembelajaran Vol. 6, No. 3 (2024): 88–102.
Eka Wulandari dan M. Zainuddin, “Potensi Ekonomi Produk Batik Modern dalam Industri Kreatif,” Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 6, No. 1 (2024): 15–29.
Fajar Nugroho, “Pengembangan Kreativitas Siswa melalui Praktik Seni Batik,” Jurnal Pendidikan Kreatif Vol. 8, No. 2 (2024): 73–85.
Lestari Handayani, “Strategi Edukasi Budaya Lokal bagi Generasi Digital,” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 11, No. 2 (2024): 91–105.
Nur Fitriyah dan Bagus Setiawan, “Efektivitas Metode Praktik Langsung dalam Pembelajaran Keterampilan,” Jurnal Inovasi Pendidikan Indonesia Vol. 5, No. 3 (2024): 120–132.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Meyla Nur Vita Sari, Sri Mulyani, Mochamad Mukhlis, Mohammad Yasin, Lailatul Istiqomah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



ISSN





