Dalam upaya menyusun/membuat, merancang kurikulum baru, memutakhirkan dan menyempurnakan kurikulum, melaksanakan kurikulum, dan mengelola kurikulum pendidikan dasar sekaligus mengembangkan kurikulum berbasis karakter. Pengendalian ini meliputi pemantauan dan evaluasi kurikulum, serta memodifikasinya. Pengembangan kurikulum harus didasarkan pada nilai-nilai agama, pancasila, budaya, dan tujuan pendidikan nasional. Ke-18 nilai yang diturunkan dari empat pilar tersebut adalah: Religius, Kejujuran, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreativitas, Kemandirian, Kerakyatan, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Ramah/Komunikatif, Cinta Damai, Cinta pada sesama. Baca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, dan Tanggung Jawab.
Downloads
Download data is not yet available.
Author Biography
Irwan Setia Budi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Dalam upaya menyusun/membuat, merancang kurikulum baru, memutakhirkan dan menyempurnakan kurikulum, melaksanakan kurikulum, dan mengelola kurikulum pendidikan dasar sekaligus mengembangkan kurikulum berbasis karakter. Pengendalian ini meliputi pemantauan dan evaluasi kurikulum, serta memodifikasinya. Pengembangan kurikulum harus didasarkan pada nilai-nilai agama, pancasila, budaya, dan tujuan pendidikan nasional. Ke-18 nilai yang diturunkan dari empat pilar tersebut adalah: Religius, Kejujuran, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreativitas, Kemandirian, Kerakyatan, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Ramah/Komunikatif, Cinta Damai, Cinta pada sesama. Baca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, dan Tanggung Jawab.
Irwan Setia Budi, and Marno. “Strategi Pengembangan Kurikulum Berbasis Karakter Pada Sekolah SD MI”. Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 4, no. 1 (June 21, 2022): 50–62. Accessed January 10, 2026. http://ejournal.iaiskjmalang.ac.id/index.php/akad/article/view/464.