Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.51339/iqtis.v7i2.4384Keywords:
Kemiskinan, IPM, Upah Minimum, Jumlah Penduduk, Pengangguran, ZakatAbstract
Permasalahan kemiskinan masih menjadi isu strategis yang dihadapi oleh berbagai negara berkembang di dunia. Kondisi ini dapat menghambat pembangunan ekonomi serta menurunkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (2023), angka kemiskinan di Indonesia menunjukkan tren fluktuatif dari tahun ke tahun. Pada 2020, Pulau Jawa menjadi wilayah dengan jumlah penduduk miskin terbesar, di mana Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat persentase tertinggi. Faktor-faktor seperti IPM, upah minimum, jumlah penduduk, tingkat pengangguran, serta zakat turut memengaruhi tingkat kemiskinan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), upah minimum, jumlah penduduk, tingkat pengangguran, dan zakat terhadap kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta selama periode 2017–2024. Analisis dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif menggunakan model regresi linier berganda melalui perangkat lunak EViews 10. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa IPM dan zakat berkontribusi menurunkan tingkat kemiskinan, sedangkan upah minimum tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Sementara itu, peningkatan jumlah penduduk dan pengangguran terbukti memperburuk tingkat kemiskinan di wilayah tersebut.
Downloads
References
Ammaliah, Nurul, and Lina Suherty. “Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Upah Minimum Dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Jumlah Penduduk Miskin Di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2010-2020.” JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan 7, no. 1 (2024): 81–92.
Baihaqi, Ahmad Briezy, and Maria Puspitasari. “Analisis Dampak Pengangguran, Indeks Pembangunan Manusia, Zakat Dan PDRB Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Aceh.” Journal Publicuho 3, no. 2 (2020): 177–192.
Johari, Fuadah, Muhammad Ridhwan, Ab Aziz, Ahmad Fahme, and Mohd Ali. “The Role of Zakat in Reducing Poverty and Income Inequality among New Convert (Muallaf) in Selangor, Malaysia.” Online Journal of Research in Islamic Studies 1, no. 3 (2014): 43–56.
Lendentariang, Deysy, Daisy S.M. Engka, and Krest D. Tolosang. “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Pengangguran Dan Jumlah Penduduk Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten Sangihe.” Jurnal BekalaIlmiah Efisiensi 19, no. 2 (2019): 23–34.
Martaliah, Nurfitri, Efni Anita, Fuad Rahman, and Naufal Luthfi Ramli. “Pengaruh Penyaluran Dana Zakat Dan IPM Terhadap Kemiskinan Provinsi Jambi Tahun 2010-2021.” Indonesian Journal of Islamic Economics and Business 8, no. 2 (2023): 334–344.
Mauludi, Ali, Fadllan, and Fitri Nur Rahmawati. “Pengaruh Pengaruh Upah Minimum, Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, dan Belanja Modal Terhadap Kemiskinan Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2017 s/d 2021.” IQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah 10, no. 1 (2023): 68–83.
Nabibah, Emilia Titah, and Nurul Hanifa. “Pengaruh Jumlah Penduduk, Pengangguran, Dan Pendidikan Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Jawa Timur.” Independent: Journal of Economics 2, no. 3 (2022): 1–13.
Putri, Dwi Yunila, Rayna Kartika, and Riyadi Aprayuda. “Apakah Dana Zakat Dapat Mengurangi Tingkat Kemiskinan?: Studi Kasus Provinsi Sumatra Barat.” Jurnal Tabarru’: Islamic Banking and Finance 3, no. 2 (2020): 248–261.
Rahmawati, Novia, Panji Kusuma Prasetyanto, and Fitrah Sari Islami. “Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Upah Minimum Regional (UMR), dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Tahun 2017-2021 (Studi Kasus 34 Provinsi Di Indonesia).” CONVERGENCE: The Journal of Economic Development 4, no. 1 (2022): 19–31.
Ristika, Ema Dian, Wiwin Priana Primandhana, and Mohammad Wahed. “Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk, Tingkat Pengangguran Terbuka Dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Jawa Timur.” Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis 12, no. November (2021): 129–136.
Rivana, Melda, and Irwan Gani. “Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka Dan Indeks Pembangunan Manusia Serta Upah Minimum Terhadap Kemiskinan.” INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Manajemen 20, no. 1 (2024): 51–60.
Sari, Yulia Adella. “Pengaruh Upah Minimum Tingkat Pengangguran Terbuka Dan Jumlah Penduduk Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Jawa Tengah.” Equilibrium 10, no. 2 (2021): 121–130.
Sukron, Ikhsanudin, and Ach Yasin. “Pengaruh Ipm, Pengangguran Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Kemiskinan Pada Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Tengah.” INDEPENDENT: Journal Of Economics 1, no. 3 (2021): 47–65.
Tarida, Ade Kamilatu, Bayu Nurhadi, Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi, and Dan Bisnis. “Pengaruh IPM Dan Upah Minimum Terhadap Kemiskinan Dengan ZIS Sebagai Variabel Moderating Di Provinsi Jawa Tengah.” Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis Sosial (EMBISS) 4, no. 4 (2024): 511–522.
Utami, Indah Tri, and Mohammad Rofiuddin. “Analisis Pengaruh Upah Minimum, Belanja Pemerintah Dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Tingkat Kemiskinan Pada Provinsi Mayoritas Muslim.” Journal of Economics Research and Policy Studies 2, no. 3 (2022): 145–160.
Widarjono, Agus. Ekonometrika: Pengantar Dan Aplikasi Disertasi Panduan Eviews. Kelima. Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2018.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dewi Lusiana, Anis Sulistiyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



ISSN








