Meningkatkan Kedisiplinan Siswa melalui Teknik Token Economy di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.51339/isyrof.v7i1.3837Keywords:
Token ekonomi, kedisiplinan siswa, sekolah dasar, modifikasi perilakuAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Teknik token economy dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di sekolah dasar. Kedisiplinan ini merupakan aspek penting dalam proses pembelajaran, namun masih ada ditemukan siswa yang kurang mematuhi aturan sekolah, kedisiplinan yang dimaksud di penelitian ini yaitu kehadiran anak tepat waktu dan memakai atribut sekolah. Teknik token economy dipilih karena merupakan pendekatan modifikasi perilaku yang memberikan penguatan positif dalam bentuk token yang dapat di tukar dengan reward. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek siswa kelas III sebanyak 10 orang di SDTQ-T An Najah Martapura. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan signifikan pada perilaku disiplin siswa setelah diberikan penerapan Teknik token economy, yaitu hasil pratindakan 48,4% kemudian siklus 1 60% dan meningkat pada siklus II 81,3%. Hasil juga diperkuat melalui pengamatan yang menunjukan bahwa token ekonomi dapat meningkatnya kepatuhan terhadap peraturan sekolah.
Downloads
References
Aprilianti, Dwi H, dkk (2017). Penerapan Teknik Modifikasi Perilaku Token Ekonomi untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas V sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah dasar. 63-75
https://ejournal.upi.edu/index.php/jpgsd/article/view/14007
Arikunto, Suharsimi . (2012). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta
Arikunto, Suharsimi. (2012) Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Prentice-Hall, Inc., New Jersey
Bandura, A. (1997). Self Efficacy: The Exercise of Control. W.H. Freeman and Company, New York
Budiningsih, asri. (2005). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Chan, Faizal, dkk., (2019). Penerapan Nilai Karakter Peduli Sosial pada Peserta Didik Kelas II di Sekolah Dasar, dalam jurnal Efektor, 6 (20: 203.
Edward L. Thorndike. (1924). The Psychology of Learning
Erford, B. T. (2015). 40 Teknik yang Harus diketahui Setiap Konselor. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Fahmi, Irham. (2014). Prilaku Organisasi. Bandung: Afabeta, Cv.
Gordon, Thomas. (1996). Mengajar Anak Berdisiplin Diri di Rumah dan di Sekolah. (Jakarta: PT Gramedia Pusaka Utama)
Martin & Pear (2015). Modifikasi Perilaku. Jogjakarta: Pustaka Pelajar
Irwani, T. (2020). Pengaruh Kedisiplinan terhadap Prestasi Belajar SIswa di SMA Negeri 6 Banda Aceh. Jurnal Sosial Humaniora Sigli, 3(2), 171-179.
Kazdin, A. E. (2001). Research Design in Clinical Pyschology. (2nd ed.). Boston: Allyn & Bacon.
Kemendiknas. (2010). Bahan Pelatihan penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa
Mursyidi. (2019). Kajian Teori Belajar Behaviorisme dan Desain Instruksional, Al Marhalah Jurnal Pendidikan islam P-ISSN 0126-043X Volume. 3, No. 1 Mei 2019 E-ISSN 27162-400, http://journal.almarhalah.ac.id/index.php/almarhamah/article/view/30/29
Ningrum, R. W., Ismaya, E. A., Fajrie, N., & Artikel, S. (2020). Faktor-Faktor Pembentuk Karakter Disiplin. 3017. Analisis Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Siswa Sekolah Dasar Pada Masa Pembelajaran Daring
Sari, w. (2011). Upaya Meningkatkan Kreativitas Siswa dalam Pembelajaran IPS SD Melalui Diskusi Kelompok. 13 (1), hlm 1-20
Sanjaya, W. (2005). Pembelajaran dan Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fatmah K

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



ISSN








