Manajemen Personal Branding Gus Iqdam Sebagai Strategi Komunikasi Dakwah Di Era Digital

Authors

  • Ainur Rochmah Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Mutrofin Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.51339/ittishol.v7i2.5200

Keywords:

Manajemen Personal Branding, Komunikasi Dakwah, Dakwah Digital, Gus Iqdam, YouTube

Abstract

Fenomena dakwah digital menciptakan persaingan ketat antar pendakwah di media sosial, sehingga manajemen personal branding menjadi elemen strategis yang tidak dapat dihindari, namun kajian yang secara khusus mengurai personal branding pendakwah sebagai satu sistem dari elemen-elemen yang saling terkait masih relatif terbatas, termasuk pada figur Gus Iqdam yang menonjol dalam ekosistem dakwah digital Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen personal branding Gus Iqdam sebagai strategi komunikasi dakwah digital di media sosial. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, berlokasi di Pondok Pesantren Mamba'ul Hikam II Karanggayam, Blitar, dengan kanal YouTube Gus Iqdam Official sebagai objek utama. Data dihimpun melalui wawancara terhadap lima informan yang dipilih secara purposive, observasi terhadap video dakwah, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan teori personal branding Peter Montoya dan presentasi diri Erving Goffman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding Gus Iqdam dikelola melalui lima elemen yang saling menopang: konsistensi identitas kultural-pesantren, diferensiasi gaya komunikasi hybrid yang memadukan kedalaman keilmuan dengan bahasa populer, pengelolaan kedekatan emosional melalui narasi autentik, adaptasi visibilitas pada logika platform digital, serta mobilisasi komunitas digital menjadi partisipasi sosial-keagamaan yang nyata, dengan autentisitas sebagai fondasi keberhasilannya, yakni kesatuan antara citra digital (front stage) dan kehidupan nyata di pesantren (back stage). Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan kajian personal branding dalam ranah dakwah Islam, serta kontribusi praktis sebagai rujukan bagi pendakwah muda dan lembaga pesantren dalam merancang manajemen personal branding yang adaptif tanpa kehilangan identitas keagamaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, Khoirul, dkk. “The Role of Gus Iqdam’s Da’wah in Building Spiritual Peace in Modern Society.” Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi 6, no. 2 (2024): 133–145.

Arridho, Muhamad Taufiq, dan Ahmad Fakhruddin Fajrul Islam. Strategi Komunikasi Persuasif Gus Muhammad Iqdam dalam Membangun Budaya Islam Di Majelis Taklim Sabilu Taubah Blitar. 2024.

Campbell, Heidi A., dan Ruth Tsuria. Digital Religion: Understanding Religious Practice in Digital Media. 2nd ed. Routledge, 2021. https://doi.org/10.4324/9780429295683.

Fitriani, Nur Alfa, dkk. “The Use of Social Media for Personal Branding Purposes.” Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna 20 (2024): 51–56.

Goffman, Erving. The Presentation of Self in Everyday Life. Repr. Penguin Books, 2007.

Hidayah, Atin Nurul, dan Ageng Widodo. “Resepsi Audiens Pada Personal Branding Habib Husein Ja’far di YouTube Channel ‘Jeda Nulis’.” Kalijaga Journal of Communication 3, no. 2 (2021): 153–167. https://doi.org/10.14421/kjc.32.05.2021.

Iswahyu, dkk. “Komunikasi Dakwah Gus Iqdam Berbasis Nilai-Nilai Islam dan Budaya Jawa pada Platform Digital YouTube.” Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam 5, no. 2 (2024): 1–5.

Jumrohtin. Analisis Strategi Dakwah Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Melalui YouTube. 2025.

Khoiri, Imam, dkk. Menilik Dakwah Kontemporer Dai Melalui Media YouTube. 2024.

Montoya, Peter, dan Tim Vandehey. The Personal Branding Phenomenon: Realize Greater Influence, Explosive Income Growth and Rapid Career Advancement by Applying the Branding Techniques of Michael, Martha & Oprah. 1st ed. Peter Montoya Inc., 2002.

Mubarokah, Aisyatul, Alif Albian, dan Andhita Risko Faristiana. “Strategi Dakwah Bil Lisan Gus Iqdam Dalam Meningkatkan Religiusitas Mad’u Melalui Majelis Ta’lim Sabilu Taubah.” Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 4, no. 2 (2023): 112–122. https://doi.org/10.59059/tabsyir.v4i2.130.

Munawwarah, M., dkk. “Ustadzah Oki Setiana Dewi’s Personal Branding Strategy on YouTube Social Media: Impact on Increasing the Popularity and Credibility of Digital Da’wah.” JKMD (2025).

Mutrofin. “Dakwah Melalui Youtube: Tantangan Da’i di Era Digital.” Jurnal Komunikasi Islam 8, no. 2 (2018): 342–357.

Novriyanto, Bambang, dkk. “Transformation of Ulama as Communicators: YouTube as a Da’wah Channel.” International Journal of Media and Communication Research 5, no. 1 (2024): 21–32.

Raya, Moch Khafidz Fuad. “Digital Islam: New Space for Authority and Religious Commodification among Islamic Preachers in Contemporary Indonesia.” Contemporary Islam 19, no. 1 (2025): 161–194. https://doi.org/10.1007/s11562-024-00570-z.

Ronaydi, Muhammad. “Personal Branding Dai Muda di Media Sosial: Pendekatan Konsep Unsur-Unsur Dakwah.” Idarotuna 5, no. 2 (2023): 96. https://doi.org/10.24014/idarotuna.v5i2.25535.

Royani, Moch Imam, Moh Ahsan Shohifur Rizal, dan Kholik. “Strategi Retorika Dakwah Gus Iqdam untuk Menarik Minat Generasi Z.” Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam 5, no. 2 (2024): 211–225. https://doi.org/10.51339/ittishol.v5i2.2369.

Sopiyan, Wawan, dkk. “Transformasi Komunikasi Dakwah Di Era Digital (Analisis Strategi dan Tantangan dalam Penyebaran Pesan Islami).” Jurnal Khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam 7, no. 1 (2025): 199–208. https://doi.org/10.37092/khabar.v7i1.1147.

Zamroni, Muh Ruslan. “Dakwah Melalui Humor Ala Gus Iqdam.” Journal Sains Student Research 1, no. 2 (2023): 170–181.

Downloads

Published

03-08-2026

How to Cite

Rochmah, A., & Mutrofin. (2026). Manajemen Personal Branding Gus Iqdam Sebagai Strategi Komunikasi Dakwah Di Era Digital. Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 7(2), 369–387. https://doi.org/10.51339/ittishol.v7i2.5200

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.