Manajemen Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat Karangpatihan dalam Memperbaiki Citra Desa sebagai Kampung Idiot

Authors

  • Tri Agustian Taufik Ilmu komunikasi

DOI:

https://doi.org/10.51339/ittishol.v3i1.275

Keywords:

Manajemen Komunikasi, Kampung idiot, Informasi masyarakat

Abstract

Desa Karangpatihan adalah salah satu desa yang dikenal sebagai kampung idiot di Ponorogo, karena sebagian masyarakatnya mengalami Tunagrahita. Padahal masyarakat yang mengalami tunagrahita sebesar 1,64% dari jumlah penduduk. Desa Karangpatihan melakukan program untuk memperbaiki citra desa melalui organisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Manajemen Komunikasi KIM Desa Karangpatihan dalam memperbaiki citra Desa sebagai kampung idiot. Teori yang digunakan adalah empat tahap proses manajemen komunikasi menurut Scott M. Cutlip & Alen H. Center. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa KIM Karangpatihan Bangkit dalam memperbaiki citra desa sebagai kampung Idiot telah termanajemen. Temuan penelitian ini adalah 1. Batasan batasan masalah: memantau pemberitaan melalui media televisi, menemukan stigma negatif terkait Desa Karangpatihan. 2. Planning and programing: merencanakan program merubah kampung idiot menjadi kampung industri, mensurvei bahwa media sosial adalah media paling diminati. 3. Pengambilan tindakan dan mengkomunikasikan dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat keterbelakangan mental, pemilihan bahasa Indonesia dalam penyampaian pesan, mensosialisasikan kegiatan desa Karangpatihan menggunakan facebook, instagram, memberitakan kegiatan melalui website, menjalin relasi dengan karangtaruna setiap dukuh. 4. Evaluasi dilakukan dengan menerima penghargaan dari presiden. Hasil analisis menunjukkan bahwa KIM telah melakukan kegiatan yang sejalan dengan teori manajamen komunikasi, namun belum sepenuhnya termanajemen. KIM Karangpatihan melakukan penyebaran informasi terkait desa melalui media sosial sedangkan KIM Karangpatihan mengetahui desa Karangpatihan sebagai kampung idiot melalui media televisi dan evaluasi hanya sebatas menerima penghargaan tetapi belum mengukur ketercapaian program.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

14-01-2022

How to Cite

Tri Agustian Taufik. (2022). Manajemen Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat Karangpatihan dalam Memperbaiki Citra Desa sebagai Kampung Idiot. Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 3(1), 36–48. https://doi.org/10.51339/ittishol.v3i1.275