Komunikasi Multikultural Suku Madura Dan Suku Tengger Dalam Membangun Kearifan Lokal di Kabupaten Malang

Authors

  • Muhammad Hamdan Yuwafik Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang
  • Ainatul Khoiroh Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

DOI:

https://doi.org/10.51339/ittishol.v7i1.4500

Keywords:

Komunikasi Multikultural, Suku Madura, suku Tengger, kearifan lokal

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi antara Suku Madura dan Suku Tengger dalam mendukung pengembangan kearifan lokal di Kabupaten Malang. Keberagaman kearifan lokal mencakup budaya, agama, ras, bahasa, suku, tradisi, dan lain-lain. Metode yang diterapkan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah: 1). Komunikasi multikultural antara kedua suku menunjukkan pola interaksi yang mengarah pada asimilasi dan akulturasi budaya, 2). Walaupun mereka memiliki bahasa ibu yang berbeda (bahasa Madura dan bahasa Tengger), Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi utama, 3). Kearifan lokal yang diteruskan oleh kedua suku, seperti nilai-nilai kerjasama, musyawarah, dan saling menghargai, berfungsi sebagai dasar yang kuat untuk membangun hubungan yang harmonis, 4). Tokoh masyarakat dan pemimpin adat dari kedua suku memiliki peran penting dalam membantu komunikasi dan menyelesaikan perselisihan. Dalam masyarakat yang beragam budaya, diperlukan kebijaksanaan dan kesadaran akan keberagaman saling menghormati perbedaan yang ada. Pengembangan identitas bersama melalui komunikasi multikultural secara bertahap sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Malang, di mana keberagaman etnis dianggap sebagai aset, bukan sebagai hambatan. Hal ini memperkuat rasa kepemilikan dan solidaritas di tengah masyarakat yang memiliki berbagai budaya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bahrudin, B, And A Zurohman, 2022, “Nilai-Nilai Multikulturalisme Dalam Beragama Masyarakat Suku Tengger Di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten ….” Historis: Jurnal Kajian, Penelitian … 7, No. 1.

Beno, J, A.P Silen, And M Yanti. 2022, “Culture Shock Komunikasi Multikultural Pada Mahasiswa Unitri.” Braz Dent J. 33.

Bulan, Deanty Rumandang. 2019, “Bahasa Indonesia Sebagai Identitas Nasional Bangsa Indonesia.” Jisipol 3, No. 2.

Chotimah, Dien Nur, And Sutaman Sutaman, 2020, “Penguatan Relasi Multikultural Dengan Literasi Digital Di Desa Pait Kasembon Malang.” Dimas: Jurnal Pemikiran Agama Untuk Pemberdayaan 20, No. 1.

Dompu, Al-Amin, 2023, “Komunikasi Multikultural Di Era Globalisasi.” Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan 7, No. 2.

Fathony, Budi, Lalu Mulyadi, And Gaguk Sukowiyono, 2019, “Konsep Spasial Permukiman Suku Madura Di Gunung Buring Malang: Studi Kasus Desa Ngingit.” Temu Ilmiah Iplbi 1, No. 1.

Febiyana, Anita, And Ade Tuti Turistiati, 2019, “Komunikasi Antarbudaya Dalam Masyarakat Multikultur (Studi Kasus Pada Karyawan Warga Negara Jepang Dan Indonesia Di Pt. Tokyu Land Indonesia).” Lugas Jurnal Komunikasi 3, No. 1.

Fitria, Rini, 2017, “Strategi Komunikasi Masyarakat Multikultural.” Syi’ar 17, No. 1.

Hamdan Yuwafik, Abdul Muhid Muhammad, 2020, “Strategi Dakwah Pesantren Luhur Al-Husna Dalam Menjaga Toleransi Beragama Di Kota Surabaya,” Dakwah Dan Sosial 3, No. 02.

Hidayat, Nurul, 2019, “Komunikasi Multikultural: Perspektif Indonesia.” Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan Dan Bimbingan Agama Islam 2, No. 2.

Maya Rizki Amalyasari Terjadinya Konflik Antar Mereka ; ( 2 ) Terdapat Sistem Nilai Yang Menjadi Landasan Hidup Terutama Dalam Bahasa Untuk Berinteraksi . Bahasa Indonesia Yang Telah Menjadi Bahasa Yang ” 5, No. 2 (2019).

Multikultural, Pengertian Masyarakat. “V Konsekwensi Multikulturalisme Bangsa.” Jurnal Upi, N.D.

Normalia, Normalia, 2020. “Bejemuk: Tradisi Ritual Pada Masyarakat Madura Di Desa Sungai Segak Sebangki Landak.” Balale’ : Jurnal Antropologi 1, No. 1 (2020).

Rahmawati, Ema, And Bambang Suseno, 2021. “Tradisi Masyarakat Tengger Bromo Sebagai Salah Satu Aset Wisata Budaya Indonesia.” Jurnal Ilmiah Pariwisata Dan Perhotelan) 4, No. 1.

Sosial, Fakultas Ilmu, Kata Kunci, Mahasiswa Madura, And Culture Shock. “Gaya Komunikasi Yang Dirasakan Mahasiswa Madura Dalam Lingkup Universitas Negeri Malang,” N.D.

Susanti. “Moderasi Beragama Dalam Masyarakat Multikultural Susanti 1* Stai Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar Ntb 1.” Tajdid Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan 6 (2022)

Taufiqurrahman, 2017, “Identitas Budaya Madura.” Karsa 11, No. 1 (2007).

Tri Haryanto, Joko, 2024, “Local Wisdom Supporting Religious Harmony In Tengger Community, Malang, East Java, Indonesia.” Jurnal “Analisa” 21, No. 02.

Yuwafik, M. H., Lestari, D. F. A. P., & Gunawan, E. (2025). Strategi Komunikasi Multikultural dalam Menanamkan Nilai Toleransi Beragama pada Santri di Pesantren Sunan Kalijago Malang . Journal of Communication Research, 1(1).

Yuwafik, Muhammad Hamdan. "ISLAM, MEDIA SOSIAL DAN MILENIAL: Penggunaan Grup Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Remaja Islam Wonorejo Malang." IJoIS: Indonesian Journal of Islamic Studies 1, no. 01 (2020).

Downloads

Published

31-01-2026

How to Cite

Muhammad Hamdan Yuwafik, & Ainatul Khoiroh. (2026). Komunikasi Multikultural Suku Madura Dan Suku Tengger Dalam Membangun Kearifan Lokal di Kabupaten Malang. Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 7(1), 151–165. https://doi.org/10.51339/ittishol.v7i1.4500

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.